Sabtu, 17 Desember 2011
Minggu, 11 Desember 2011
Anda memang tidak pernah tau kapan anda akan sukses , tapi satu hal pasti yg anda harus ketahui adalah anda pasti SUKSES
itulah kalimat yang menjadi semangat bagiku..
memang kita tidak akan pernah tau kapan kita menjadi sukses
tetapi saya yakin kita pasti akan sukses :)
dengan usaha yang sungguh-sungguh pasti bisa..
yakin dengan usaha sendiri...
terutama selalu berdoa..
ORA AT LABORA
Jumat, 11 November 2011
Jurnal Matematika
ini merupakan jurnal matematika dari
Maximus Gorky Sembiring
Jurusan Matematika, FMIPA-UT
E-mail: gorky@ka.ut.ac.id
Jurusan Matematika, FMIPA-UT
E-mail: gorky@ka.ut.ac.id
PENDAHULUAN
Latar belakang
Paling tidak ada dua pendekatan melakukan investigasi kestabilan global model umum Volterra-Lotka interaksi 2-spesies. Cara pertama adalah pendekatan analitis matematis dan cara kedua adalah melalui simulasi numerik berbantuan komputer. Secara umum, cara pertamalah (analitis matematis) yang telah diterima secara saintifik untuk menyelidiki kestabilan global dari suatu model yang didapat dari sistem persamaan diferensial (Murray, 1989). Meski demikian, cara kedua, simulasi numerik berbantuan komputer, walau saat ini belum bisa diterima sebagai cara saintifik menyelidiki kestabilan global dimaksud, namun paling tidak hasilnya dapat digunakan sebagai salah satu cara memvisualisasikan kajian mengenai kestabilan global model ini.
Paling tidak ada dua pendekatan melakukan investigasi kestabilan global model umum Volterra-Lotka interaksi 2-spesies. Cara pertama adalah pendekatan analitis matematis dan cara kedua adalah melalui simulasi numerik berbantuan komputer. Secara umum, cara pertamalah (analitis matematis) yang telah diterima secara saintifik untuk menyelidiki kestabilan global dari suatu model yang didapat dari sistem persamaan diferensial (Murray, 1989). Meski demikian, cara kedua, simulasi numerik berbantuan komputer, walau saat ini belum bisa diterima sebagai cara saintifik menyelidiki kestabilan global dimaksud, namun paling tidak hasilnya dapat digunakan sebagai salah satu cara memvisualisasikan kajian mengenai kestabilan global model ini.
Dari perspektif substansial, awalnya perilaku trayektori pada bidang fasa
saja, yang diperoleh dari suatu sistem persamaan diferensial, sudah dapat digunakan untuk
"menduga" kestabilan dari suatu model (O’Neil, 1983; Boyce & DiPrima,
1986); dalam hal ini tentunya model umum Volterra-Lotka interaksi 2-spesies. Akan tetapi
dalam kenyataannya, secara analitis, kestabilan tersebut ternyata belum tentu menunjukkan
kestabilan yang bersifat global (Hastings, 1978; Kuang, 1990). Dalam terminologi yang
dikenal di bidang ini, kestabilan yang dihasilkan dari analisis bidang fasa (perilaku
trayektori di sekitar ekuilibrium) hanya bersifat lokal, belum relevan jika diaplikasikan
langsung dalam kehidupan ekosistem nyata (Krikorian, 1979). Secara visual, simulasi
komputer bisa memunculkan sifat kestabilan yang dihasilkan dari suatu model dan ternyata
memang hanya bersifat lokal saja. Artinya, dengan bertambahnya waktu t, kestabilan
tersebut semakin menjauhi atau malah semakin masuk ke titik kritis yang dihasilkan dari
suatu sistem persamaan diferensial.
Langganan:
Komentar (Atom)
